Masjid Agung Sunda Kelapa (MASK)

Tak seperti masjid kebanyakan, Masjid Agung Sunda Kelapa (MASK) tak memiliki kubah, bedug, simbol bintang-bulan, serta berbagai simbol yang biasa terdapat dalam sebuah masjid dengan menara yang sangat unik.

sunda-kelapa-001

Bentuk bangunan Masjid Agung Sunda Kelapa mirip perahu, sebagai simbol pelabuhan Sunda Kelapa tempat saudagar muslim berdagang dan menyebarkan syariat Islam di masa lalu.

Bentuk perahu yang digunakan bermakna simbol kepasrahan seorang muslim, melambangkan orang duduk bersila dengan tangan menengadah, berdoa mengharap rahmat dan kasih Allah. Setiap harinya Masjid Agung Sunda Kelapa selalu dipadati jamaah. Selain daya tariknya sebagai tempat ibadah disekitar masjid terdapat banyak sekali pedagang makanan, jajanan khas sampai busana muslim dan aksesoris jilbab.

Kawasan ini memang sengaja dibuat dengan menggunakan konsep pada zaman Rasulullah SAW yang menjadikan masjid sebagai pusat peradaban dan ekonomi.

114318_sundakelapa

 

Masjid Agung Sunda Kelapa juga merupakan salah satu masjid yang menawarkan banyak kajian Islam, memberi banyak kesempatan jamaah yang datang untuk belajar lebih banyak tentang ilmu agama.

Beberapa kajian yang rutin diadakan di Masjid Agung Sunda Kelapa:

  • Kajian Ba’da Maghrib, dari hari Senin sampai dengan Jumat, Pukul 18.30 – 2.00
  • Itikaf Sabtu-Ahad, setiap hari Sabtu malam sampai dengan Ahad pagi, pukul 18.00 – 06.00 esok hari
  • Kuliah Dluha , setiap hari Ahad, pukul 06.00 – 08.30

Kajian di Masjid Sunda Agung Kelapa diisi oleh ulama dan ustadz yang sudah sangat dikenal masyarakat, seperti Prof. Dr. KH. Ali Mustafa Yaqub, MA, H. Husein Hamid Al-Athas, MA; Prof. Dr. H. Nasarudin Umar; KH Fadlan Garamatan; KH Saifudin Amsir, MA, dan lainnya.

Information

Find More  

Directory

Find More